Cara Mengurus Pajak Kendaraan Di Samsat Kabupaten Sukoharjo

Kantor SamsatBeberapa waktu lalu saya melakukan pengurusan pajak kendaraan roda dua untuk kendaraan motor Honda Karysma tahun 2004. Pajak yang saya lakukan ini adalah pajak lima tahunan yang akan memperbaharui Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan juga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Sekaligus ini adalah pertama kalinya saya melakukan pengurusan ke kantor Samsat.

Jika sebelumnya saat melakukan pengurusan pajak tahunan saya hanya melalui bus samsat keliling. Namun memang untuk pengurusan pajak kendaraan lima tahunan memang harus dilakukan di kantor Samsat terdekat, dimana kendaraan kita terdaftar.

Untuk melakukan pengurusan pajak, dokumen yang saya bawa untuk melakukan pengurusan pajak diantaranya :

  1. 2 lembar fotocopy Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)
  2. 2 lembar fotocopy Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lama
  3. 2 lembar fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan nama yang tertera di STNK
  4. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli
  5. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli
  6. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli sesuai dengan nama yang tertera di STNK

Kantor Samsat

Nah alurnya adalah sebagai berikut :

  1. Membawa kelengkapan dokumen tersebut diatas ke loket pendaftaran
  2. Dari loket pendaftaran, petugas akan melakukan pengecekan dokumen, dan kita akan diberikan satu lembar surat data kendaraan
  3. Proses berikutnya adalah menyerahkan dokumen ke loket Penetapan
  4. Dari loket penetapan, kita akan menunggu sesaat sampai nama kita dipanggil
  5. Petugas penetapan akan memberikan 1 lembar foto copy STNK dan nomor antrean
  6. Tunggu sesaat sampai nomor antrean kita dipanggil di loket kasir
  7. Jika pada saatnya sudah dipanggil petugas loket kasir, kita bayar sejumlah uang sesuai dengan besaran nilai pajak yang dikenakan, diusahakan membawa uang pas.
  8. Kita akan diberikan lembar kertas penetapan pajak daerah
  9. Setelah dari loket kasir, kita akan dipanggil lagi untuk menuju ke loket pengambilan STNK. Sampai di loket STNK, kita hanya diberikan cap di lembar penetapan pajak daerah (atau lembar yang biasa kita temukan dibelakang STNK). Cap tersebut berisi “STNK dalam Proses”. Petugas di loket STNK mengatakan bahwa pengambilan baru bisa diambil sekitar bulan Juli, kurang ngerti juga kenapa kita harus nunggu, sementara untuk kendaraan baru saja juga bernasib sama, alasannya kertas atau logistik tidak ada.
  10. Dari loket STNK kita akan diarahkan petugas menuju loket pengambilan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau lebih dikenal dengan plat nomor. Saat berada diloket tersebut, petugas hanya memberikan resi pengambilan plat nomor, petugas di loket ini mengatakan bahwa plat nomor baru bisa diambil pada bulan Desember (lama sekali). Alasannya juga sama material atau logistik habis.

Yah kita hanya warga biasa yang taat dengan pajak. Apakah anda juga mengalami hal yang sama ketika melakukan pengurusan pajak kendaraan bermotor di tempat anda? Share ya di komentar dibawa ini

1 thought on “Cara Mengurus Pajak Kendaraan Di Samsat Kabupaten Sukoharjo

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: