Teknik Pengereman Kendaraan Yang Baik

RemSetiap kendaraan tentu sudah dibekali dengan berbagai fitur yang akan mendukung pengendara selama berkendara di jalan. Tentunya fitur-fitur itu sangat bermanfaat pada saat berkendara. Misalnya saja lampu penerangan, spedometer, lampu sein, dan lain sebagainya. Setiap kendaraan tentu juga dilengkapi dengan rem. Alat yang satu inipun besar manfaatnya untuk kendaraan yang kita pergunakan. Tapi sudahkah kita menggunakannya dengan baik? Berikut adalah Teknik Pengereman Kendaraan Yang Baik

Mengerem dengan cara Defensive Riding yaitu pengemudi harus memperhatikan jarak pandang jauh ke depan ,jangan cuma perhatikan speedometer dan setang saja.

Banyak biker hanya mengunakan berbagai cara untuk mengerem. Akibatnya terkadang terjadi ban selip pada saat berkendara. Jalan yang kita lalui pun berbeda. Kadang kita melewati yang lurus, bergelombang, bahkan pada saat kondisi basah sekalipun. Secara umum cara mengerem yang benar adalah sebagai berikut:

1. Gunakanlah rem depan! (Jangan cuma rem belakang saja)

2. Mengerem dengan kuat dan keras dilakukan saat motor dalam kondisi tegak dan meluncur lurus.

3. Jangan sekalipun mengerem sampai mengunci roda!

4. Jangan langsung menarik tuas rem dengan keras karena bisa mengunci roda depan.

5. Saat mengerem jaga pandangan lurus ke depan.

6. Di jalan dalam kota yang ramai sebaiknya siapkan dua jari pada tuas rem depan.

7. Bila pengereman mendadak (emergency stop) dibutuhkan di atas permukaan jalan yang licin, lebih baik memanfaatkan celah yang ada (kalau ada!) daripada mencoba untuk berhenti.

8. Saat menuruni jalan tanah yang curam dengan batu-batu bertebaran (misalnya saat jalan lagi diperbaiki dengan tebaran batu split / kerikil), gunakan kombinasi rem belakang dan gigi rendah untuk menjaga agar kecepatan sepeda motor tidak terlalu kencang.

9. Kalau biasa menghabiskan waktu di atas sepeda motor, keliling kemana-mana tanpa boncenger, skill ngerem anda yang mumpuni biasanya berantakan saat bawa boncenger. Perlu latihan saat berkendara dengan pasangan/boncenger

10. Belok rebahan dengan kecepatan tinggi lantas melepas gas mendadak efeknya sama dengan menekan pedal rem belakang keras-keras.

11. Jangan ngerem saat belok. Gunakan teknik pengereman sebelum belok kurangi kecepatan.

Sudahkah kita menggunakan teknik pengereman kendaraan yang Baik? Semoga bermanfaat bro/sis.

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini