Beradu Kreasi Kain Flanel Pada Toples

Bro sis, lebaran selalu di identikkan dengan kue, kue yang bro sis sajikan tentu tidak hanya ciamik dari segi rasa, sisi penampilan pastinya juga menjadi perhatian bro sis, apalagi dengan toples kuenya. Kemasan manarik akan cepat manggoda selera bro sis untuk mencicipinya bukan? Banyak cara mempercantik penampilan toples kue, salah satunya dengan kain flanel/felt.

Kain flanel/felt adalah jenis kain yang dibuat dari serat wol tanpa proses tenun loo bro sis seperti yang pernah ane baca di beberapa sumber. Proses pembuatan kain flanel dikenal dengan istilah wet felting, yaitu tahap pemanasan dan penguapan yang menghasilkan jenis kain flanel/felt. Proses tersebut membuat kain flanel memiliki tekstur yang beragam jenis, tergantung pada campuran bahan pembuatnya.

Bro sis tau enggak sih, ternyata flanel adalah jenis kain tertua dalam sejarah manusia, lebih tua dari kain tenun dan rajut, meskipun ada bukti arkeologi dari British Museum, London Inggris, yang menunjukkan bahwa bahan benang yang pertama kali dikenal oleh manusia dibuat dengan mengangin-anginkan serat sayuran di tempat yang tinggi. Produksi kain flanel dimulai dari negara-negara di Eropa lo bro sis, pertama di Prancis pada akhir abad 17, kemudian diikuti Jerman pada abad ke 18. Setelah itu kain flanel terus berkembang hingga sekarang.

Bro sis tau enggak sih, ternyata Amerika Serikat, melalui entrepreneur bernama Hamilton Carhattt, juga ikut berperan dalam pengembangan kain flanil, lewat pengamatannya terhadap para pekerja konstruksi kerata api (kerena kala itu Amerika Serikat sedang mengalami ekspansi besar-besaran dalam bidang konstruksi kereta api) ia kemudian merancang dan memproduksi baju model overall yang popular di kalangan pekerja dan melanjutkannya dangan produksi pakaian flanel.

Flanel terus berkembang, terutama di kalangan pekerja luar ruangan yang menyukai kehangatan dan tampilan kasar kain tersebut. Citra flanel sebagai pakaian untuk pekerja luar ruangan semakin diperkuat oleh legenda cerita rakyat dari Amerika Utara, Paul Bunyan, yang menjadi warisan tradisi hingga sekarang.

Nah, kain flanel sangat menarik bukan? Bro sis ada yang bisa enggak nih mengkrasikan kain flanel pada toples? Mengkreasikan kain flanel pada toples sangat mudah lo bros sis, hanya membutuhkan alat-alat sederhana seperti lem lilin, jarum, benang, dakron yang digunakan sebagai isian hiasan, dan tentunya kain flanel itu sendiri. Cara mengkreasikannyapun sangat mudah bro sis, pertama membuat pola, kedua menempelkan kain flanel yang sudah terpola dengan lem ke bagian toples, kemudian jahit sekeliling toples agar kain flanel merekat kuat, terakhir hiasi toples sesuai selara bro sis, mudah bukan? So bro sis segera mempercantik toples dengan kain flanil yaa. Tertarik mengoleksi toples flanel?

Toples Flanel

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini