Tips Memilih Dan Menggunakan Baby Car Seat

baby car seatMemiliki baby car seat harus menjadi prioritas utama jika kita memiliki kendaraan. Ini demi keselamatan mereka selama perjalanan. Apalagi jika kita berkendara berdua saja sama bayi tanpa ada yang memegangnya. Bahaya banget!

Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka sebaiknya miliki perlengkapan keamanan bayi yang satu ini. Bahkan seharusnya kita udah memiliki baby car seat ini sejak hari pertama lahir. Memang sih kebanyakan orang tua di sini lebih senang menggendong bayi, apalagi jika baru lahir. Tapi percaya deh, hal itu tidak aman karena biar bagaimanapun bayi tidak aman digendong saat di mobil. Jika terjadi benturan keras, maka bayi bisa terlepas dari tangan kita. Kita tidak mau hal itu terjadi kan?

Sebaiknya penggunaan baby car seat ini sampai ia berumur 5-7 tahun atau sudah bisa menggunakan seatbelt standar yang sudah ada di kendaraan. Di Amerika sana, peraturan ini sudah berlaku di 50 negara bagian karena berdasarkan statistik pada tahun 2009 ada 170 ribu anak-anak terluka karena kecelakaan dan lebih dari 1000 anak meninggal.

Sebagian besar dikarena mereka tidak menggunakan sabuk pengaman. Pasti banyak yang berpikir jika kecelakaan tersebut supirnya mengebut. Salah besar! Sebagian besar kecelakaan itu terjadi di jalan biasa dengan kecepatan normal. Mereka terluka karena tidak menggunakan baby car seat yang benar atau tidak mengenakan sabuk pengaman.

Ada juga hasil dari survey WHO yang menyatakan kalau penggunakan baby car seat dapat menurunkan kematian anak hingga 80% dari sebelumnya hanya 50%.

Baby Car SeatApa yang harus diperhatikan dalam memilih baby car seat?

  1. Pilihlah baby car seat yang sudah ada label yang menyatakan dalah disetujui dan memenuh standar keselamatan
  2. Pastikan tahun pembuatan baby car seat tidak lebih dari tahun baik membeli baru atau bekas
  3. Saat membeli baby car seat, pastikan memilih yang sesuai dengan usia, berat dan panjang bayi/anak sehingga memberi pelindungan yang maksimal
  4. Usia bayi 0-2 tahun sebaiknya menggunakan baby car seat yang “rear facing” atau menghadap ke belakang. Jika terjadi kecelakaan atau benturan maka badan bayi akan terdorong ke belakang kursi bayi dan kepala, leher dan tulang punggung akan tetap tersangga. Jika sudah 2-5 tahun dapat menggunakan baby car seat yang menghadap ke depan.
  5. Pastikan ukuran sabuk pengaman sesuai dengan tubuh bayi. Agar ia bisa duduk dengan nyaman.
  6. Sebaiknya menggunakan baby car seat yang baru saja karena kondisinya sudah pasti masih baik seperti pengait yang masih berfungsi baik atau sabuk yang masih kencang. Jika harus membeli yang bekas, sebaiknya benar-benar diperiksa apakah semuanya masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Saat ini sudah banyak ragam jenis baby car seat yang bisa jadi pilihan. Harga pun bervariasi tergantung dari model dan merek-nya. Jika sedang menunggu kehadiran buah hati, coba deh dari sekarang mulai survey baby car seat di took-toko bayi atau di interney juga banyak. Ini semua untuk keamanan bayi kita kok.

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini