Tetap Hangat, Tetap Dingin Dengan Tumbler

tumblerGelas tumbler memang paling efektif dan efisien untuk membawa minuman panas atau dingin saat bepergian. Tumbler dirancang mirip dengan cara kerja termos yang dapat mempertahankan suhu air di dalamnya tetap sama dalam waktu yang lama. Jika termos biasanya digunakan untuk air panas, gelas tumbler juga sering digunakan untuk menyimpan air dingin.  Bentuknya yang seperti gelas, tutup yang rapat menempel dan mudah dibawa menjadikan tumbler populer digunakan oleh remaja, anak-anak atau pekerja kantor.

Gelas tumbler memiliki ukuran beragam dari yang ukuran 12oz – 20 oz (0.35 – 0.95 ltr).  Kebanyakan bentuknya seperti gelas biasa hanya lebih tinggi dan tutup yang  menekan rapat seperti alat vakum. Sistem kerja tutup gelas ini pun sama dengan termos yaitu mencegah udara masuk ke dalam gelas agar tidak mempengaruhi temperature air di dalamnya. 

Sebenarnya gelas tumbler dulunya tidak seperti tumbler yang kita kenal sekarang.  Beberapa sumber mengatakan kalau gelas tumbler itu adalah gelas dengan permukaan yang tidak datar dan sedikit melengkung. Jadi gelas ini harus selalu dipegang karena akan jatuh jika disimpan di meja.

Saat itu pembuat gelas seperti ini mengatakan kalau ini adalah kesalahan rancangan saja. Tapi ada juga yang bilang gelas ini sengaja dibuat seperti itu agar mereka yang minum bir dengan gelas ini akan terus memesan minuman agar tidak jatuh saat disimpan di meja.

Setelah abad 17 itu, diciptakan gelas dengan permukaan datar dan mudah ditaruh di meja tanpa khawatir jatuh. Muncullah istilah ‘tumble’ atau jatuh. Jadi gelas ini diciptakan agar tidak ‘tumble’. Seiiring waktu tumbler kini lebih menyerupai gelas termos.

Berikut ini ada cara perawatan tumbler agar tetap dapat menahan air tetap hangat atau dingin :

  1. Cuci bersih dulu gelas tumbler setelah membeli. Walaupun berada dalam kemasan tertutup, sebaiknya tetap dicuci untuk menjamin kebersihannya
  2. Untuk menghilangkan aroma tidak sedap yang berasa dari sisa minuman, bisa dicuci dengan air perasan lemon, rendam dengan air panas beberapa menit lalu bilas kembali.
  3. Untuk menghilangkan bekas kerak bisa dilakukan dengan cara yang sama yaitu menggunakan air perasan lemon. Gosok perlahan dengan busa, jangan sampai lapisannya tergores.
  4. Bersihkan tutup gelas dengan benar, jangan hanya bagian luarnya saja. Ada beberapa karet tutup tumbler yang dapat dilepas. Cuci dengan bersih hingga tidak ada sisa minuman. Sisa yang tertinggal akan menimbulkan aroma tidak sedap.
  5. Periksa juga pegangan tumbler. Ada kalanya pegangan tidak tertempel dengan kuat dah mudah terlepas.
  6. Bersihkan sedotan (jika ada) setiap kali digunakan. Bisa juga direndam dengan panas agar sisa-sisa minuman di dalamnya terlepas dan hilang.

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini