Windbreaker, Jaketnya Pendaki Gunung dan Biker

Jaket WindbreakerNamanya keren, windbreaker. Kalau dibahasa-Indonesiakan menjadi ‘pemecah angin.’ Sesuai namanya, jaket jenis ini dapat menahan angin dan hawa dingin. Pantas saja jaket windbreaker populer dari mulai kalangan pendaki gunung sampai kalangan biker alias pemotor.  Melebihi fungsinya, jaket windbreaker juga hadir dengan berbagai variasi yang keren. Beberapa merk jaket windbreaker yang terkenal misalnya Avtech, Consina, Rei, dan lain-lain.

Sekarang mari kita bicara fungsinya terlebih dulu. Jaket windbreaker didesain khusus agar mampu menjaga suhu tubuh pemakai tetap normal saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Jaket windbreaker membantu Anda merasa tetap hangat di cuaca yang ekstrim, seperti angin besar hingga suhu dingin di bawah 0 derajat.

Pendaki gunung adalah kalangan yang paling akrab dengan jaket windbreaker. Pasalnya, jaket windbreaker sangat cocok untuk menjaga tubuh tetap hangat saat di ketinggian gunung atau di cuaca bersalju. Untuk hujan, selama tidak terlalu deras, jaket windbreaker menjaga tubuh agar tidak basah, karena air hujan tidak mampu menembus jaket. Jaket windbreaker standar memiliki kerah yang berfungsi melindungi leher juga ada hoodie-nya (penutup kepala).

Jaket windbreaker pertama kali popular di wilayah Amerika Utara yang cenderung dingin. Karena ringan tapi bisa menahan dingin, jaket ini banyak disukai dan dipakai. Seiring waktu, jaket windbreaker menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, jaket windbreaker disukai kalangan biker. Karena tidak mudah tertembus angin, sehingga member kenyamanan dan kehangatan sewaktu berkendara dengan motor, terutama di malam hari. Tapi ya, jangan sembarang membeli jaket windbreaker. Banyak jaket yang mengaku berjeni windbreaker tetapi sebenarnya bukan.

Berikut ada saran dan tips bagi Anda yang ingin memiliki windbreaker:

  1. Kenali jaket windbreaker yang asli. Jangan terpaku dengan merk. Sebagai referensi bisa membaca majalah-majalah tentang kegiatan alam bebas. Biasanya majalah seperti itu punya ulasan soal beragam tipe jaket windbreaker.
  2. Harga jaket windbreaker beragam dari yang murah hingga sangat mahal. Jika lokasi Anda iklimnya kering, mungkin Anda bisa membeli jaket windbreaker tanpa lapisan penahan air.
  3. Jika Anda membeli jaket windbreaker untuk keperluan perjalanan panjang, perhatikan fitur-fitur ekstra pada jaket windbreaker yang hendak Anda beli. Biasanya ada macam-macam variasi yang justru membuat jaket semakin berat. Anda tidak membutuhkan itu.
  4. Pastikan lengan jaket windbreaker cukup panjang sehingga bisa menutupi pergelangan tangan.
  5. Perhatikan hoodie yang ada di jaket windbreaker, pastikan bisa disesuaikan dengan kepala Anda.
  6. Jaket windbreaker tak boleh terlalu sempit karena Anda bisa saja memakai pakaian double.
  7. Pastikan bagian dalam ritsleting memiliki lapisan penutup agar angin tidak masuk.
  8. Pastikan ada ventilasi di bagian ketiak jaket. Ini berguna saat memakainya di daerah panas.

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini