wp-1480160870346.jpg

Bersama Gubernur Jawa Tengah, Honda Resmikan 20 SMK Binaan Pada Upacara Peringatan Hari Guru

Astra Motor Jateng dan PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi menandatangi nota kesapakatan kerja sama (MoU) dengan Dinas Pendidikan Pemprov Jawa Tengah dan 20 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Binaan Honda pada upacara peringatan Hari Guru (26/11). Prosesi penandatangan MoU disaksikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di halaman upacara SD Negeri Desa Jombor, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Hadir sebagai pembina upacara, Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasinya kepada perseroan yang ingin membantu untuk memajukan dunia pendidikan di Jawa Tengah. 

“Dunia pendidikan di Jawa Tengah harus terus maju, seperti pada hari ini ada beberapa perusahaan yang akan menyerahkan bantuannya untuk beberapa sekolah di Jawa Tengah. Kita apresiasi,” ujar Ganjar disela-sela pidato amanat pembina upacara.

Memang, penandatanganan nota kesepahaman ini menambah jumlah SMK Binaan Honda yang ada di Jawa Tengah. Sejauh ini, tercatat ada 75 SMK Binaan Honda yang ada di seluruh penjuru Jawa Tengah, dengan 7 SMK menjadi sekolah percontohan.

Kepala Bagian Technical Service Astra Motor Jateng Visiawan Andhika menyampaikan bahwa langkah konkret dari Honda terkait pembinaan sekolah ini adalah dengan memberikan alat praktek dan membantu menyusun kurikulum teknik sepeda motor yang baik.

“Honda coba bantu berikan alat bantu praktek yaitu motor beserta tools dan buku panduannya. Selain itu dalam beberapa kesempatan kami juga berikan materi, dan memantau perkembangan pengajaran melalui kurikulumnya,” pungkas Visiawan.

Baik AHM maupun Astra Motor Jateng akan membina ke-20 SMK tersebut dengan memberikan satu unit sepeda motor Honda dan seperangkat peralatan perawatan motor (tools) untuk setiap sekolahnya. 

Ditemui pada kesempatan yang sama, Deputy Head Corporate Communication AHM Ahmad Muhibudin menyampaikan bahwa dengan adanya program ini, baik para siswa-siswi dan para pengajar bisa meningkatkan kompetensinya melalu program binaan yang diberikan. 

“Selain total 20 unit motor Honda yang kami berikan, keuntungan lainnya program ini nantinya para siswa lulusan bisa punya beberapa pilihan. Jika ada yang memiliki prestasi kami bisa daftarkan untuk beasiswa pada Polman Astra. Atau untuk yang mau langsung bekerja, jaringan Honda jelas siap menampung menyesuaikan kebutuhan,”


Ke – 20 SMK Binaan:

SMK BAKTI UTAMA PATI 

SMK IBU S SOEMOHARMANTO 

SMK KRISTEN 2 SURAKARTA 

SMK MUHAMMADIYAH NGAWEN 

SMK NASIONAL PATI 

SMK NEGERI 1 BANGSRI 

SMK NEGERI 1 ROTA BAYAT 

SMK PANCASILA SURAKARTA 

SMK PELITA  

SMK PGRI SUKOHARJO 

SMK SUDIRMAN 1 WONOGIRI 

SMK TUNAS BANGSA TAWANGSARI 

SMK VETERAN 1 SUKOHARJO 

SMK YASEMI KARANGRAYUNG 

SMK BINA NUSANTARA SEMARANG 

SMK BHINNEKA KARYA SIMO 

SMK YPT 2 PURBALINGGA 

SMK DARUSSALAM KARANGPUCUNG 

SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSOBO 

 

Penghargaan Guru Pelopor Safety Riding

Selain penandatangan nota kesepahaman, pada momen yang sama, beberapa insane pendidikan mendapatkan penghargaan yang diserahkan Gubernur Jawa Tengah. Menariknya, salah satu kategori adalah Penghargaan terhadap Guru penggiat Safety Riding atau keselamatan berkendara.  

Ada tiga guru yang menerima penhargaan tersebut atas jasanya selama ini menjadi pelopor keselamatan berkendara di Jawa Tengah. Ketiga guru tersebut adalah Guru SMA Institut Indonesia Drs. Mahmud Hidayat pemenang kampung safety, Guru SMKN 1 Bulakamba Andi Kurniawan S.pd, dan Guru SMK Muhammadiyah Cepu Ahmad Fathoni yang telah menggalakkan kampanye aman berkendara kepada lingkungan sekitar.

“Semoga dengan adanya beberapa program ini, Honda sebagai Motore Wong Jawa Tengah bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Satu Hati majukan pendidikan Indonesia,” tutup Visiawan.

Terima kasih sudah membaca postingan artikel saya, tinggalkan komentar anda berkaitan dengan postingan ini